Judul: Keajaiban Enzim Awet Muda
Penyusun: Hiromi Shinya
Tebal: 180 pages, Hardcover
Terbit: January 1, 2013
Penerbit: Qanita
ISBN 9786029225747
Seperti iklan susu balita bertahun lalu: "Perut adalah otak kedua". Perut di sini merujuk pada organ-organ pencernaan (terutama usus) yang menurut Hiromi Shinya bertanggung jawab pada 80% pertahanan tubuh. Imunitas tubuh dengan demikian berada di usus dan hal-hal terkait ususlah yang seharusnya bertanggung jawab pada kekebalan tubuh, yakni MAKANAN. Shinya berulang kali menegaskan bahwa apa yang kita konsumsi adalah apa yang membuat kita sehat atau sakit. Virus, bakteri, dan penyakit lain pada dasarnya akan lemah ketika kekebalan tubuh kita kuat. Selama pencernaan baik dan imunitas naik, berbagai penyakit akan menjauh.
Makanan dan minuman jugalah yang bertanggung jawab kepada kebugaran seseorang. Shinya tidak terlalu menekankan pada olahraga, meskipun olahraga rutin penting dalam pendapatnya. Makanan dan minuman yang baik adalah yang utama, ditambah dengan puasa pagi ala Shinya, lalu istirahat dan olahraga secukupnya. Untuk awet muda, kita harus membuang sampah-sampah yang menumpuk tidak hanya dalam usus besar, tetapi juga sampah-sampah dalam sel. Berikut poin-poin yang penting untuk dicatat dari buku ini.
- Perbanyak protein tapi dari sumber nabati. Shinya meresepkan 80% protein nabati dan 20% protein hewati dalam diet harian.
- Kurangi produk susu dan turunannya, termasuk yogurt yang selama ini dipercaya kaya akan probiotik. Pilih susu dari kedelai tapi yang tanpa gula.
- Konsumsi makanan turunan kedelai seperti tempe, tahu, tofu, serta biji-bijian utuh.
- Pilih beras merah atau beras utuh ketimbang beras putih
- Makan buah dan sayuran yang berwarna. Semakin gelap warnanya (hijau pekat, ungu gelap, merah dalam) semakin bagus kandungan fitokimia pelindung sel yang dikandung.
- Makan buah secara utuh, jangan diblender. Jangan makan buah setelah makan berat (jadi selama ini menggunakan buah sebagai pencuci mulut ternyata kurang tepat) karena akan meningkatkan glukosa (gula dari nasi plus fruktosa). Makan buah sebaiknya 1 jam sebelum makan agar rasa lapar berkurang.
- Jika malam tiba-tiba lapar, pilih konsumsi buah utuh (bukan mi instan rasa bawang pake irisan rawit yang lezat sekali itu)
- Berpuasa 15 jam sehari, mulai jam 9 malam sampe 12 siang. Sarapan pagi cukup minum air putih dan buah utuh. Jika butuh sumber asupan, makanlah makanan yang belum diolah sebelum jam 12 siang seperti buah segar dan salad.
- Mengukus sayur jangan terlalu lama. Enzym dalam sayur akan rusak ketika terkena panas lebih dari 45 atau 48 derajat Celcius, jadi memang pagi saatnya makan pecel dan lotek, mantap.
- Kurangi konsumsi obat, ganti dengan makanan yang sehat.
- Usahakan buang air besar setiap hari di jam yang sama, jadikan kebiasaan. Sangat penting untuk rutin membuang sampah dalam tubuh.
- Usahakan berhenti makan 3 atau 4 jam sebelum tidur malam. Dapatkan tidur nyenyak sekitar 7 sampai 8 jam per malam dan setengah jam di siang hari.
- Jika berolahraga, pilih olahraga dengan intensitas ringan tapi teratur seperti jalan cepat, bersepeda, berenang, atau jalan ringan. Berolahragalah yang memuat anda senang sekaligus tidak terasa sebagai beban.
- Lakukan enema kopi.
- Berhenti makan sebelum kenyang.
Saya menyelesaikan membaca buku ini sambil menikmati semangkuk mi instan panas dengan irisan cabe, gorengann tahu , dan setumpuk peyek yang sangat lezat