Search This Blog

Thursday, November 15, 2018

How to Stay Single, No Answer Here

Judul : How to Stay Single
Author : Christian Simamora
Penerbit : Twigora
Halaman : xii + 460 hlm
Cetakan : Pertama, January 2017
ISBN : 978-602-60748-0-5

 33413665

Blurb:

EMMA MORANO, PEREMPUAN TERTUA DI ITALIA,
MEMBEBERKAN RAHASIA UMUR PANJANGNYA:
MAKAN TELUR MENTAH TIGA BUTIR SETIAP HARI
DAN TETAP SINGLE SAMPAI SEKARANG.


Malika tak bisa berhenti tersenyum saking bahagianya bisa bekerja di acara Juan Carlos Bautista, celebrity chef ternama sekaligus idolanya sepanjang masa. Sayang, mimpinya itu berakhir tragis dengan cepat ketika dia tahu kepribadian Juancar yang sebenarnya: bermulut kasar dan sangat ditakuti para krunya.

PEREMPUAN TERTUA DI SKOTLANDIA, JESSIE GALLAN,
JUGA MENGAKUI KALAU MENJAUHI LAKI-LAKI
MEMBANTUNYA TERUS BERTAHAN HIDUP.


Lebih baik jadi sosok yang ditakuti ketimbang dicintai—begitulah prinsip yang dipegang Juancar sejak dulu. Logikanya, antipati Malika terhadap dirinya tak memengaruhi konsentrasi saat bekerja di depan sorotan kamera. Lantas, kenapa perubahan sikap itu malah membuat Juancar disengat perasaan tak nyaman? Kenapa dia sebegitu pedulinya dengan pendapat Malika tentang dirinya?

"MEREKA [LAKI-LAKI] LEBIH BANYAK MEMBUAT MASALAH KETIMBANG FAEDAHNYA," AKU JESSIE DALAM WAWANCARANYA
DENGAN THE DAILY MAIL.


Ini adalah cerita cinta yang tak punya masa depan. Terlalu banyak perbedaan, terlalu banyak rintangan—begitu alasan mereka. Namun, kenapa keduanya sama-sama tak rela kalau berpisah? Apakah cinta masih layak disebut cinta meskipun tak pernah bersatu?


***

Ini tumben pake blurb, Yon? Iya, soalnya setelah penjelasan yang panjang lebar begitu, saya nggak menemukan jawaban dari judul besarnya. 


Thursday, November 1, 2018

[Blogtour and Giveaway] Tapak Setan

Judul: Tapak Setan
Penulis: Haditha
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo
Terbit: 2018
Sampul: Dedy Koerniawan Susanto
Tebal: vi + 217 hlm.
ISBN: 978-602-04-798



Orang bijak selalu bilang, dendam itu buruk dan dapat mengundang setan. Tetapi, kadang hidup begitu menyesakkan sehingga orang bisa jatuh dalam godaan buruk tersebut. Ini yang dialami oleh Atarjoe--seorang piatu yang tinggal dan pemukiman kumuh. Hidup dan lingkungannya sudah sedemikian berantakan, dia sendiri menjadi korban dari lingkungan kehidupan kelas bawah yang porak-porandanya. Orang tua satu-satunya terjerat narkoba dan bahkan rela menjual diri demi barang haram tersebut. Boro-boro menyekolahkan Atarjoe, untuk makan pun bocah 13 tahun itu harus mengusahakan sendiri. 

Rasa kesumat pun mengumpul dalam dada melihat segala ketidakadilan di sekitarnya. Atarjoe hanya bisa menahan geram saat orang orang jahat itu melecehkan ibunya, menghina dirinya. Kehidupannya mewakili hidup orang-orang yang terpinggirkan tanpa harapan untuk bisa mengajukan keluhan. Sampai suatu malam, muncul suara berbisik yang mengajarkannya menyajikan dendam dengan tangan kanannya sendiri. Dan suatu pagi, Joe bangun dengan tangan kanan berlumuran darah dan berbau bangkai. 

Awalnya bocah itu ketakutan, tetapi suara berbisik misterius itu mengatakan rahasia kelam dari tangan kanannya. Tangan itu memiliki kesaktian dapat menyedot setan dan membuat entitas yang tersedot itu takluk. Setiap setan yang terisap masuk akan tunduk patuh padanya. Dengan kekuatan setan-setan inilah, bocah remaja itu bergerak untuk membalaskan dendamnya. Setiap orang yang ia raup mukanya dengan tangan kanannya akan kesurupan dan tersiksa oleh setan yg merasukinya. Inilah kekuatan Tapak Setan dari Atarjoe.

...bahwa setan suka menampakkan diri itu ada macam-macam penyebabnya. Satu karena dia merasa terganggu dengan kehadiran manusia. Dua karena dia merasa hatus banget tampak eksis, biar manusia tahu dia ada di situ. Tiga karenadia suka sama manusianya. Empat karena dia memang berniat iseng. (hlm 120)

Mekanisme tapak setan adalah tangan kanannya mampu memunculkan semacam lubang isap  untuk menyedot setan setan di sekelilingnya. Dalam tangan kanannya, terdapat ruang ruang menyerupai kamar barak tempat para setan yg tersedot itu tinggal. Semakin sakti dan makin banyak setan yang tersedot, semakin sakti juga kekuatan tapak setan tersebut. Semakin membara juga dendam dan kemauan membunuh bocah itu. Dengan keji, ia membalaskan dendamnya satu per satu, dan kemudian menggunakan kekuatannya itu untuk membasmi kejahatan dengan caranya sendiri. Hampir 700 nyawa manusia laknat lenyap di tangannya.

Manusia memanglah bakal calon setan. Semua manusia memiliki potensi tersebut. Manusia bisa lebih rendah dari setan. (hlm 113)

Hanya saja, segala yang dilakukan dengan cara yang buruk biasanya hanya akan menghasilkan keburukan keburukan lain. Atarjoe merasa dirinya semakin menyerupai neraka seiring dengan semakin banyaknya setan yang dia isap dan orang yang dia hukum. Dendamnya bukannya surut, malah makin menyala. Satu demi satu, Atarjoe juga kehilangan orang-orang yang dicintainya. Walau bagaimana, setan hanya berteman dengan sesama setan, atau manusia setan. Seiring dengan makin banyaknya korban, Joe merasa dirinya adalah perwakilan neraka itu sendiri. Ia panas yang membakar orang-orang berhati busuk. 

Kita bisa merasakan aroma kemarahan yang begitu kental saat membaca Tapak Setan. Kemarahan akibat keadilan yang absen hadir untuk mereka yang terpinggirkan. Kemarahan karena aparat penegak hukum dan bahkan pemuka agama yang gagal menjalankan perannya melindungi dan mengayomi wong cilik. Ketika manusia lain tidak bisa diharapkan, maka kepada setan lah orang-orang tertindas itu berpaling. Novel ini semacam kritik keras yang disampaikan Haditha lewat kisah horor.

"Beragama kok kayak orang kesetanan." (hlm 128) 

Ada banyak alasan mengapa novel ini layak dapat empat bintang. Pertama, Tapak Setan ditulis dengan sudut pandang orang pertama dan tidak memiliki satu pun kalimat langsung di dalamnya. Kedua, settingnya terasa lokal habis jadi sangat nyaman membacanya. Begitu masuk ke semesta Haditha, susah untuk bisa keluar lagi sebelum menyelesaikan membaca novelnya. Ketiga, Tapak Setan ini begitu bebas mengumbar segala yang mendesak dalam pemikiran penulisnya. Selain sarat amarah, novel ini berisi banyak adegan serta kata-kata vulgar yang hanya pantas untuk pembaca 18 tahun. Tiap awal babnya juga dilengkapi ilustrasi setan-setan yang dia isap. Dan ilustrasi itu digambar sendiri oleh penulisnya. Kece.

Setelah terpuaskan dengan membaca Karung Nyawa, saya merasa Haditha telah menemukan posisinya dalam menulis. Spesialisasinya adalah fiksi klenik dengan fokus pada setan-setan nusantara dan setting lokal. Membaca Tapak Setan, terlihat sekali betapa dia sangat nyaman saat menulis kisah yang sarat kemarahan ini. Bahkan sampai akhir cerita, saya masih terngangga dengan kebuasan si tapak setan. Again, another good job, Haditha.


GIVEAWAY



Mau novel ini GRATIS? Kali ini format kuisnya adalah photo challenge dan khusus buat yang punya Instagram. Silakan posting foto tanganmu dengan pose 'tapak setan' (kayak di sampul novel) dengan tema DARK di akun instagram kamu. Mention @dion_yulianto dan @hahahaditha dengan tagar #tapaksetan dan sertakan caption mengapa kamu ingin baca buku ini. 

Ditunggu sampai 3 November 2018.


Monday, October 29, 2018

200 Tahun Tambora, Pengingat sebuah Letusan Akbar

Judul:  200 Tahun Tambora
Penyusun:  Seno Joko Suyono (Editor), Dody Hidayat (Editor), Yosep Suprayogi (Editor), Purwanto Setiadi (Editor)
Tebal: 89 hlm
Cetakan: Pertama, 2015
Penerbit: KPG

25764715Berjodoh sama buku bagus ini saat di gudang gramedia dengan harga Rp3500 saja. Tentu setelah perjuangan membolak balik ratusan buku sampai tangan kotor semua. Walau tipis, buku ini memberi banyak sekali info dan infografis tentang letusan Tambora tahun 1815. Mungkin, kita lebih akrab dengan letusan Krakatau tahun 1883 itu ketimbang letusan Tambora. padahal, dari skala, letusan Tambora jauh lebih dasyhat.

Bahwa letusan Tambora adalah letusan terdahsyat di era modern, kita tahu itu. Letusannya bahkan lebih besar ketimbang letusan Krakatau tahun 1883. Tapi, buku ini mengungkap satu fakta mencengangkan. Sebelun meletus, Tambora memiliki tinggi 4300 meter sehingga puncaknya dpt terlihat dr Bali saat cuaca cerah. 


Monday, October 22, 2018

Alasan-alasan Konyol dan Keren Kenapa Aku Suka Lari Jarak Jauh

Judul: Alasan-alasan Konyol dan Keren Kenapa Aku Suka Lari Jarak Jauh
Penyusun: Matthew Inman, the Oatmeal
Penerjemah: Pandam
Tebal: 148 hlm
Cetakan: Pertama 2015
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama



Jika ada buku motivasi untuk para pelari marathon, buku ini salah satunya. Disajikan dalam bentuk komik, buku ini lebih mirip seperti curhatan si komikus tentang kehidupannya. Ini misalnya tampak pada sosok-sosok kartunnya yang khas--cenderung gemuk dan jauh dari tampang ideal. Kita bisa sedikit menyimpulkan kalau penulis bukan berupaya mengejar tubuh yang sehat atau ideal dengan berlari jauh jauh. Lebih dari itu, dia ingin bahagia lewat berlari. Jika Anda ingin jadi pelari atau mau berolahraga rutin, jangan baca buku ini karena penulis sedikit agak "menyesatkan." Tips yang disajikan penulis di buku ini lebih seperti "aku cocoknya seperti ini, kamu mungkin nggak cocok seperti aku. Jadi jangan ditiru."
 


Jadi gimana itu maksudnya?

Witch Song, Sihir dalam Lantunan Lagu

Judul: Witch Song
Pengarang: Amber Argyle
Penerjemah: Berliani M. Nugrahani
Editor: Ida Wajdi
Sampul: Aniza Pujiati
Cetakan: Pertama 2012
Penerbit: Atria

15785253


Dalam budaya populer. penyihir sering digambarkan sebagai sosok wanita dua dengan topi lancip dan sapu terbang. Kemudian, datang Harry Potter yang sedikit mengubah persepsi pembaca tentang sosok penyihir. Tetapi, seri karya Rowling itu tetap saja mempertahankan sebagian banyak dari ciri-ciri penyihir Abad Pertengahan: tongkat sihir, sapu terbang, kuali, mantra, kutukan, dan beraneka hal magis lainnya walau semua itu kemudian dikemas ulang dalam kisah yang lebih ramah. Dalam Witch Song, pengarang menggunakan deskripsi penyihir yang lebih mirip dengan dryad dalam mitologi Yunani. Penyihir dalam buku ini semuanya wanita, dan lantunan mantra mereka berbentuk nyanyian. Dengan kalimat lain, para penyihir ini harus menyanyi jika ingin menyihir. Benda-benda yang disihir pun terbatas. Mereka hanya bisa mempengaruhi tanaman-tamanan di sekitarnya lewat nyanyian. Bahkan, kutukan pun dilontarkan dalam media benih. Mungkin, ada sedikit bantuan angin

Thursday, October 18, 2018

Jatuh Cinta karena Perkara Bulu Mata

Judul: Perkara Bulu Mata
Penulis: Nina Addison
Editor: Harriska Adiati & Neinilam Gita
Desain sampul: Orkha Creative
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit: September 2018
Tebal buku: 296 halaman



Tema sahabat jadi cinta kayaknya sudah begitu sering digunakan dalam banyak sekali roman remaja kekinian. Awalnya teman sekelas, lalu cinta perlahan tumbuh seiring seringnya berinteraksi, sapai kemudian rasa galau itu hadir. Mana yang harus dipilih? Tetap jadi sahabat atau naik kelas jadi pacar. Sering banget kan nemu cerita begituan? Tapi, gimana kalau rasa suka itu muncul setelah mereka sahabatan selama 15 tahun? Vira, Jo, Liliana, dan Albert sudah sahabatan sejak SMA, dan hingga di usia akhir 30-an, keempatnya masih rutin bertemu dan nongkrong bareng ketika walau sama-sama asyik dengan dunianya sendiri. Kemudian, rasa cinta itu muncul di antara salah duanya. Jadi, ceritanya di Vira kok ya kebetulan lagi curhat sama Jojo dalam satu sesi kongkow mereka berdua. Vira ini baru ditolak Tom, cowok idamannya btw. Saat curhat itulah, Vira iseng liatin bulu mata Jojo yang panjang dan lebat ... dan tiba-tiba rasa suka itu muncul. Yap, betul sekali, cinta muncul dari bulu mata. 

"Dari (bulu) matamu, (bulu) matamu, kumulai jatuh cinta." (Bukan Jaz, Bulu Matamu)

Wednesday, October 17, 2018

Mencoba lagi Wattpad Serries bersama Athlas

Judul: Athlas
Pengarang: Kata Kokoh
Tebal: 444 hlm
cetakan: Pertama, Agustus 2018
Sampul:
Penerbit: Pastel Books

41125995 

Kok tumben ngikuti seri wattpad? Awalnya cuma kenalan sama Seniors lewat baca gratisan di toko buku kerana asli gabut pas libur puasa. Ternyata ceritanya lumayan nyegerin juga. Kemudian, baca Inestable karena iming-iming totebag-nya (iya selain peninbun buku saya juga totebag lovers, gaes). Antara buku satu dan buku dua saya rasakan hampir tidak ada bedanya. Nakula masih dingin, Aluna tambah baper, dan ada kesan ending harus so sweet yang bahkan lebih kental di buku kedua ketimbang di buku pertama. "Anda harus mengalah demi cinta, bray, karena cinta selalu akan menemukan jalannya." Ya seperti itulah. Kadar manisnya asli ngalahin Dilan (saya lebih prefers Dilan karena masih ada aroma-aroma jadulnya) dan kebetulan Dilan dan seri karya Kata Kokoh ini mengambil setting yang sama: Kota Bandung. Tetapi, harus saya akui, dua novel ini pas banget dibaca dedek-dedek remaja SMA. Semua yang dibutuhkan novel teenlit populer ada semua: Cowok ganteng plus cool, cewek asyik, teman-teman genk.