Search This Blog

Monday, June 24, 2013

The Graveyard Book (Cerita dari Pemakaman)



Judul                   : The Graveyard Book (Cerita dari Pemakaman)

Pengarang         : Neil Gaiman

Alih bahasa        : Lulu Wijaya

Editor                  : Ariyanri E. Tarman

Cetakan               : 1, Maret 2013 (360 hlm)

Penerbit              : GPU


 The Graveyard Book - Cerita dari Pemakaman

                Cerita dari Pemakaman adalah novel karya Neil Gaiman pertama yang saya baca setelah cerpen Batu Nisan si Penyihir dalam kumcer fantasi Wizards. Dan, ternyata, cerpen tersebut merupakan Bab 4 dari buku ini! Gaiman sendiri mengatakan bahwa ia terlebih dulu menulis Bab 4 sebelum kemudian keseluruhan plot dari novel yang sangat seru ini tersusun dan mulai terbentuk di kepalanya. Plotnya simpel namun unik dan niscaya tak terpikirkan oleh kita sebelumnya. Khas Gaiman banget, suka menulis karya-karya fantasi yang unik dan fresh, tak terpikirkan sebelumnya. Cerita dari Pemakaman berkisah tentang seorang anak yang dibesarkan di makam hingga ia dewasa. Idenya sendiri terinspirasi dari buku The Jungle Book karya Rudyard Kipling, itu lho tentang seorang anak yang dibesarkan di hutan oleh binatang-binatang sehingga ketika ia dewasa ia bisa berkomunikasi dengan binatang dan hidup dengan cara mereka.

                Kembali ke Cerita dari Pemakaman. Nobody Owens adalah seorang anak yang sejak kecil dibesarkan di lingkungan pemakaman oleh mereka yang tinggal dan terikat di pemakaman itu, yakni arwah dari orang-orang  di masa lalu yang dimakamkan di pekuburan itu. Walinya adalah Silas, tidak disebutkan siapa Silas ini yang jelas ia tidak pernah ketakutan dan disebut-sebut berjalan di antara kedua sisi dunia. Mengapa Nobody, yang kemudian dipanggil Bod, bisa tinggal di pemakaman? Karena nyawanya terancam. Setahun setelah kelahirannya, seorang pembunuh bernama Jack menyambangi rumah keluarga bayi itu dan membunuh orang tua serta kakak perempuannya. Bod yang waktu itu masih bayi satu tahun menjadi target berikutnya. Tapi, seolah takdir melindungi, Bod ditelan kabut dan dituntun untuk mengungsi ke arah pemakaman. Begitu mengetahui buruan terakhirnya lepas, Jack mengejarnya ke sebuah pemakaman tua di atas bukit. Tapi bayi itu seperti tiba-tiba raib ditelan kabut, dan perburuan untuk sementara dihentikan.

                Para arwah penunggu kompleks pemakaman tua itu segera berdiskusi dan menetapkan bahwa mereka akan melindungi dan membesarkan bayi malang tersebut. Pasangan Owens (hantu maksudnya) diangkat sebagai orang tua bayi itu. Karena tidak ada hantu yang tahu siapa bayi ini sebenarnya, maka dipanggilah ia Nobody, dan dengan Owens sebagai nama belakangnya. Masa, sejak saat itulah Bod tinggal dan dibesarkan oleh para hantu di pemakaman. Untuk makan sehai-hari, Silas akan membawakan susu, buah, dan makanan kalengan untuk anak itu. Hanya Silas yang bisa keluar dari tempat itu dan menapak ke dunia. 

                Bod pun dibesarkan di tengah kehidupan—eh kematian—para hantu di pemakaman. Ia belajar cara memudar (tak terlihat), merambah mimpi (masuk ke mimpi seseorang), dan Ketakutan. Bocah itu juga mendapat Hak Pemakaman, yang membuatnya bisa menembus peti mati atau batu nisan dan mengunjungi penghuninya. Ia juga melihat, berkomunikasi, dan bersentuhan dengan para hantu. Semuanya berlangsung tenang sampai akhirnya Bod memutuskan untuk mencoba keluar dari pemakaman. Ia bahkan mencoba bersekolah layaknya orang normal. Agak lama baru Bod menyadari bahwa itu merupakan hal yang keliru. Masuk ke dunia manusia bersama orang-orang hidup lainnya ternyata menimbulkan banyak masalah. Ia bertengkar dengan dua berandalan di sekolah dan ditipu oleh seorang pemilik toko yang curang. Keberadaannya yang sebentar di dunia juga telah menyalakan alaram peringatan kepada Jack. Pembunuh itu pun kembali untuk menuntaskan pekerjaannya.

                Tidak diragukan lagi, Gaiman merupakan salah satu penutur kisah fantasi  yang luar biasa. Idenya yang orisinal digarap dengan begitu halus, lembut, seklaigus mengalir lancar. Alih-alih ngeri, pembaca akan dibuai oleh aroma petualangan saat membaca novel ini. Banyak  kejutan dan  petualangan, walau beberapa di antaranya agak absurb. Ini masih ditambah ilustrasi yang mewarnai beberapa halaman di dalamnya. Sungguh sebuah buku yang sulit untuk melepaskan diri darinya begitu kau mulai membacanya, dan kemudian meninggalkan kesan yang begitu mendalam setelah membacanya. Lalu ceritanya? Apakah Jack akhirnya berhasil membunuh Bod? Bagaimanakan asal muasal pembunuhan keji itu? Siapa Jack dan siapa sebenarnya Silas? Dan, bagaimana dengan Bod? Apakah ia akan selamanya menghabiskan seluruh masa kehidupannya di pemakaman? Semua akan terjawab di bab-bab akhir dari buku nan sangat seru ini. 

1 comment: