Search This Blog

Wednesday, April 1, 2015

Enter the Magical Realm: Urban Fantasy and Giveaway

Selamat datang, kami ucapkan. Selamat datang dalam pesta perayaan ulang tahun Blogger Buku Indonesia yang keempat. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, ulang tahun BBI senantiasa dimeriahkan dengan acara bagi-bagi buku. Gratis tentu saja. Dan mulai hari ini, lebih dari lima puluh blog BBI meluncurkan giveaway hop secara serentak. Blog Baca Biar Beken dengan bangga turut berpartisipasi dalam genre science fiction and fantasy sub genre urban fantasy. 


Sebelum mulai giveaway-nya, kita bahas dulu apa itu subgenre urban fantasy. Secara singkat, situs Wikipedia mendefiniskan urban fantasy atau fantasi urban sebagai salah satu subgenre dari fantasy yang ditandai dengan setting cerita fantasi di suatu lingkungan perkotaan atau lingkungan urban. Sebagaimana namanya, lingkungan urban dan permasalahan kehidupan di dalamnya adalah bagian penting dalam membangun setting kisah fantasi dengan subgenre ini, mulai dari masalah remaja, sekolah, rumah tangga, pekerjaan, dan—yang paling laris—tentu saja percintaan. Dari segi setting, subgenre ini sering disandingkan sebagai antonim dari subgenre high fantasy yang settingnya sepenuhnya berada di tempat antah berantah ciptaan penulis. Lingkungan urban sendiri tidak melulu harus di sebuah kota besar. Kota kecil, atau desa dengan penduduk yang cukup banyak juga bisa masuk dalam cakupan kata urban ini. 


256683
                Sementara high fantasy murni rekaan penulis, urban fantasy sering kali mengambil setting di dunia nyata. Kota-kota atau tempat-tempat yang dipakai benar-benar nyata dan ada. Kota-kota besar di dunia seperti London, Paris, New York, Los Angeles, dan Tokyo adalah langganan yang sering dijadikan setting dalam subgenre ini. Sementara dari segi waktu, rata-rata menggunakan setting waktu kekinian atau kontemporer, meskipun periode waktunya bisa saja berlangsung di masa lampau, saat sekarang, atau dunia masa depan. Sebagaimana seri Infernal Device Cassandra Clare yang berlangsung pada era Victoria, sementara The Mortal Instrument berlangsung pada sekitar tahun 2000-an. 

                Karena sifatnya yang kekinian dan based on real places, penulis subgenre ini mau tak mau harus memperhatikan detail setting tempat dan waktu dengan cermat. Akan sangat tidak lucu jika pembaca menemukan gedung WTC masih berdiri di New York tahun 2010, atau subway di Jakarta tahun 2014. Aspek-aspek kekinian dan kebenaran data sesuai urutan waktu histories inilah yang harus diperhatikan. Sebuah cerita fiksi tetaplah harus mampu meyakinkan pembaca, sefantastis apapun ceritanya. Poin yang sama juga berlaku untuk subgenre ini. Agar pembaca yakin bahwa kisah itu benar-benar terjadi di New York, maka penulis juga harus mampu menggambarkan kota tersebut sebagaimana aslinya di dunia nyata, baik dari segi tempat maupun setting waktunya.

                Secara konsep cerita, urban fantasy adalah perpaduan antara dunia nyata dengan aspek-aspek fantasiah. Mudahnya, pembaca disuguhi dengan pemandangan sehari-hari yang biasa di lingkungan urban, kemudian dimasukkanlah elemen-elemen supranatural atau fantasiah dalam cerita, tanpa harus mengubah dunianya. Dalam hal ini, mahkluk-mahkluk dan kisah-kisah fantastis itu tetap tunduk pada linimasa kekinian. Kemunculan mereka tidak lalu mengubah setting cerita ke dunia yang lain atau ke alam cerita antah berantah. Misalnya saja, kedatangan ras alien yang kemudian menyamar menjadi warga biasa yang jatuh cinta pada manusia (Gelombang Kelima), keberadaan kaum vampire yang diam-diam menjadi guru sebuah akademi (Vampire Academy), atau keturunan separuh malaikat yang bersekolah seperti remaja-remaja lain di sebuah sekolah swasta (seri Fallen karya Lauren Kate). Subgenre ini memang bisa dibilang agak-agak nyerempet subgenre sci-fic and fantasy lain seperti pararom (paranormal romance), mthytology dan kadang dystopia.

 6487308

 Karena menggunakan setting nyata dan actual, penulis harus mencari suatu jalan tengah agar kedua realitas yang berbeda ini tidak saling berbenturan. Rick Riordan menggunakan kabut untuk menutupi monster-monsternya dari dunia nyata, sementara Cassandra Clare memanfaatkan glamour untuk menyembunyikan akademinya. Rachelle Mead memilih cara aman dengan mendirikan akademi vampire di tengah sebuah hutan di pedalaman Amerika Serikat yang dipagari dengan sihir untuk menjauhkan musuh dan juga manusia. Di luar itu semua, karakter-karakter supranatural dalam cerita berlaku, berpakaian, dan menjalani kehidupan sehari-hari sebagaimana manusia normal lainnya.

Tidak ada penjelasan semudah memberikan contoh. Untuk mengetahui seperti apa sajakah karya-karya yang masuk dalam subgenre ini, akan lebih baik jika kita membacanya langsung. Salah satunya yang masih terasa happening adalah seri The Mortal Instrument-nya Cassandra Clare (seri terjemahan terakhirnya The City of Heavenly Fire baru terbit Januari 2015 lalu). Bagi pecinta vampire dan mahkluk-mahkluk supernatural lain, bisa membaca karya-karya Rachele Mead (seri Vampire Academy), Jeaniene Frost (seri Night Hunters), Kelley Amstrong, Cyntia Hand (Unearthly), dan Alyson Noel (The Immortal series). Buku-buku sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Sementara untuk versi Bahasa Inggris bahasa Inggris, jumlahnya lebih banyak lagi. 

15702412
                Genre fantasi memang menawarkan dunia yang sangat kaya untuk diolah dan dieksplorasi menjadi sumber-sumber kisah yang menghibur. Sementara, subgenre urban fantasy bisa dibilang sebagai salah satu yang paling laris dipilih oleh penulis maupun pembaca modern saat ini. Keunikan subgenre ini terletak pada bagaimana sebuah kisah fantasi bisa disandingkan dengan dunia nyata secara begitu apiknya. Bagaimana misalnya keturunan dewa-dewi bisa berjalan dengan santainya di jalanan San Fransisco, atau perang antara keturunan malaikat dengan para penghuni dunia bawah berlangsung seru di tengah-tengah padatnya populasi kota London. Inilah hebatnya subgenre urban fantasy, bahwa di balik kehidupan normal sehari-hari yang mungkin membosankan, selalu tersimpan kisah-kisah seru dan menghibur. Jika matamu awas dan kau mau memperhatikan, siapa tahu sesekali kau bisa mengintip dunia yang ada di balik kabut atau glamour itu. 

GIVEAWAY

Untuk event kali ini, saya akan menghadiahkan 3 buku fantasi untuk satu pemenang yang beruntung. Buku utamanya adalah Aurora di Langit Alengka. Sebuah novel fantasi karya penulis lokal yang menurut saya kudu coba kamu baca. Buku ini keren, memadukan antara mitologi India, petualangan ala Lima Sekawan, dengan aroma pendesaan di Jawa. Untuk lengkapnya, besok akan saya bahas di special GA grandprize. Untuk dua buku lainnya adalah novel subgenre urban fantasy Unearthly dan The Demon Lexicon.


 Cara ikutan:
1. Silakan menjawab di kolom komentar, pertanyaan berikut:

"Buku fantasi karya penulis Indonesia maupun luar negeri apa yang kamu rekomendasikan untuk saya baca? Sertakan alasannya ya. Kalau bisa bukunya belum pernah saya baca. Silakan cek di Goodreads saya untuk melihat buku itu sudah saya baca atau belum. Tapi kalau sudah pernah saya bacapun tidak apa-apa. Anggap saja dikau mengomporiku untuk mau membaca ulang buku tersebut." 



2. Tuliskan akun Twitter atau alamat emailmu di bagian bawah jawabanmu.  
3. Follow @dion_yulianto (ini optional alias nggak wajib)
4. Share give away ini di Facebook atau Twitter, satu kali boleh. Lebih juga boleh banget.
5. Jawaban yang paling membuat saya terpukau, terpesona, dan tersihir untuk membeli bukunya akan memenangkan 3 buku utama di atas.
6. GA ini berlangsung sampai 13 April 2015.
7. Nama Pemenang akan diumumkan pada tanggal 15 April 2015 
8. Masing-masing peserta hanya boleh menjawab satu kali saja.
9. Hadiah akan dikirimkan GRATIS kepada pemenang selama masih berada di wilayah Republik Indonesia.

Jangan lupa untuk bertualang juga ke blog-blog peserta giveaway hop dibawah ini. Masing-masing juga mengadakan giveaway hop masing-masing, plus GA Grandprize yang bakal tayang tanggal 2 April 2015.
Semoga keberuntungan menaungi kehidupanmu. Mari berpesta buku (gratisan) dan jangan lupa ajak teman-teman yang lain buat ikutan biar saingannya makin banyak rame.

Credit: Goodreads dan Wikipedia.

22 comments:

  1. Urban fantasy kayaknya paling laris ya soalnya ngga aneh aneh dan berat juga setting ceritanya. Tinggal ngambil yg udah ada dan nambahin elemen "magic"nya *duh sayang ngga boleh ikutan kuisnya *mewek kejer

    ReplyDelete
  2. kadang dilema jadi host toh cuma bisa melihat tanpa bisa partisipasi jadi peserta #curcol.
    Urban Fantasy faveku Demon Lexicon, tapi yg biasa aku suka pasti ga lanjut serinya.

    ReplyDelete
  3. "Dunia Aradia" Cerita nya ga Mudah di tebak oleh para pembaca , & Si penulis membuat cerita fiksi ini seolah2 memang nyata & Jg banyak pelajaran yg bs kita ambil @QueenPinkii

    ReplyDelete
  4. "Winterflame:Vandaria saga". menurut saya ini novel yg sangat menarik untuk bang Dion baca, sebuah novel yang sungguh enak dibaca. Dan memberikan cukup detil dan deskripsi. Itu memudahkan jika kita membacanya menjadi “menghidupkan” rangkaian kata itu dalam benak kita sebagai pembacanya. @RapliNopiandi

    ReplyDelete
  5. Nurul Islamiyah
    @Iiind_
    nurulislamiiyah@gmail.com

    Percy Jackson dan Heroes of Olympus series. Novel menegangkan yang dibalut dengan kisah mitologi yunani. Humor ala Rick Riordan akan membuat kamu tertawa dan merasa terhibur. Rasanya seperti dihipnotis saat menbaca buku ini :)

    ReplyDelete
  6. "The Golem and The Jinni - Sang Golem dan Sang Jin " karya Helene Wecker

    Buku fantasi ini menurutku tidak terlalu mainstream yak. Pertama baca judulnya, aku kira aku bakal ketemu Jinni dari sinetron Jinni Oh Jinni, ternyata Jinni itu laki! XD
    Yah, aku juga belum baca sih, Mas, tapi dari beberapa review yang aku baca, buku ini keren banget! Banyak sekali adegan - adegan dalam buku ini yang ditulis dengan sangat indah dan memorable. Jin dan sihir, kesukaan Mas Dion bukan? o.O
    Ada momen haru, kocak, dan pesan moral juga tak lupa diselipkan.
    Mbak Truly aja suka (http://trulyrudiono.blogspot.com/2015/03/2015-kisah-persahabatan-yang-unik.html). Harga mihil pun tak akan mengurungkan semangat Mas Dion untuk membeli dan membaca buku ini!

    Twitter : @Dwi_Setianto
    Link share : https://twitter.com/Dwi_Setianto/status/583633053026619393
    Email : setians.radcliffe21@gmail.com

    Terima kasih :)

    ReplyDelete
  7. Saya merekomendasikan buku The Hundred-Year-Old Man Who Climbed Out of the Window and Disappeared. Judulnya panjang banget ya?
    Kebetulan sudah diterjemahkan (walaupun saya juga belum membaca versi indonya). Buku ini mengangkat kisah dari hal-hal yang sederhana namun diolah dengan cerdas oleh penulisnya sehingga menghasilkan karya yang menarik dan membuat penasaran.
    Saya sendiri suka buku ini karena tokoh utamanya yang konyol, penuh sarkasme, dan unik (jarang ada seorang kakek yang jadi tokoh utamanya). Yang pasti buku ini benar-benar menghibur sekaligus "memaksa" kita untuk memaknai hidup dengan cara yang unik.
    Twitter: (at)prizkaindah
    Email: indahsekarmustika(at)gmail(dot)com

    ReplyDelete
  8. Duh mas Dion, aku bermaksud ikut GA mu.. tp kok pertanyaannya suruh kasih rekomendasi buku fantasy yg bagus buat dirimu.. lah.. itu kayak menggarami lautan :)))) aku komen aja deh..

    So far urban fantasy yg aku sukain cuma vampire academy aja.. soalnya yg lain yg disebutin di atas pd belum baca :))))) klo TMI sih bru nonton film yg pertama aja, dan sampah bgt.. filmnya jelek!

    ReplyDelete
  9. malah baru tau genre fantasi itu ada banyak sub-genrenya lewat event ini. seru2 euy :D

    ReplyDelete
  10. Masdi, saya merekomendasikan Masdi untuk membaca Un Lun Dun karya China Mieville. Yah walau buku terjemahannya katanya udah susah dicari sih :P
    Ada yang bilang kalau Un Lun Dun ini semacem versi KW dari Neverwhere nya oom Neil Gaiman sih. Dan berhubung saya belum baca Neverwhere, jadi belum bisa kasih komentar soal ke-KW-an tersebut. Tapi, alasan saya merekomendasikan Un Lun Dun adalah permainan kata yang seru dan premis menarik tentang pahlawan dan takdir di dalamnya.
    Okesip, makasih Masdi atas kesempatan yang diberikan. Wish me luck.
    Akun twitter : @elfstan
    Email: elfstan23@gmail.com

    ReplyDelete
  11. Harry Potter ga disebut? :p

    ReplyDelete
  12. Urban fantasy sering overlapping sama paranormal romance ya Mas Di.. Vampire Academy sama Fallen itu juga masuk pararom pas aku searching buat artikelku :))

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. nama : imas rani
    email : iranie35@gmail.com
    twitter : @imas_rani

    eumm.. mas dion pernah baca lockwood & co ga?? kalo belum buku yang satu ini patut di coba :) lockwood & co di jamin ga bikin bosen!!!!!! buku ini bercerita tentang 3 orang remaja yang tergabung dalam satu agency pemburu hantu. horrornya berasa banget, bikin tegang 'n merinding tapi di selipin humornya juga lohh jadi kadang ketika ber'merinding-merinding ria kita juga di bikin ketawa ah pokok'nya patut di baca oh ia "jangan matikan lampu saat membacanya"

    ReplyDelete
  15. Kok saya merasa sudah meninggalkan komentar ya di sini, tapi pas dicek ternyata tidak ada :))

    Hnn, agak susah nih ngerekomendasikan buku ke MasDi. Selain karena koleksinya banyak (atau tepatnya timbunannya banyak #eh), saya juga bingung mau merekomendasikan apa karena nyaris semua buku yang saya dan MasDi batja itu sama (tapi bukan berarti kita berjodoh ya? xD )

    Oke, setelah berkonsultasi ke klinik tong sam (?), saya merekomendasikan:

    American Gods by Neil Gaiman

    Alasannya karena saya sudah menyukai bahkan sebelum membatjanya (?) Ajaib, kan? Padahal saya baru menyentuhkan tangan pada buku tersebut, tanpa merobek segel plastiknya, tapi entah kenapa saya merasa saya pasti akan sangat menyukainya ketika menyorotkan kedua mata saya yang indah pada tiap kata yang tercetak di lembarannya.

    Dan bila saya suka, mengingat selera kita sama (tapi sekali lagi, bukan karena kita berjodoh), pasti MasDi juga suka.

    *alasan matjam apa ini? X)))*

    Salam,
    @FJrean
    Tautan berbagi: http://twitter.com/FJrean/status/585483578202525696

    ReplyDelete
  16. Alfiani Z Fitri
    @falfanyfitri

    Fantasi lokal?
    Mungkin saya akan merekomendasikan novel kak Aya. Judulnya MASK[S] dan TIME[S]. Genrenya sci-fi. Keren banget, seriously. Hehehe. Dan keduanya adalah novel sekuel, Kak. Sebenernya ada lanjutannya sih, MAGNET[S], tapi masih belum terbit :(( heuheu
    unsur sci-fic keduanya kuat tentang teknologi-romance-family dengan setting luar negeri padahal penulisnya lokal dan quotesnya keren.

    Lalu saya merekomedasikan,Gerbang Trinil, Spora, Alpha. Nah, kalau Gerbang Trinil itu mengenalkan sejarah dan daerah lokal yang khas banget! Keren, lah^^

    Atau mungkin BUMI - Tere Liye, dengan sekuelnya BULAN ^^ Semoga membantu :D

    ReplyDelete
  17. Aku pengen ngerekomendasiin mas Dion buat baca The Mistborn trilogy karya Brandon Sanderson. Ini adalah salah satu buku adult fantasy yang tidak pernah mendapat review jelek sama sekali sejauh yang aku tau di goodreads maupun di kalangan elite para booktubers di youtube. Bukunya bantal banget dan jarang ada di tobuk indo kecuali di kinokuniya waktu itu aku lihat, belom diterjemahkan juga. Boleh coba dibaca mas!!

    Twitter: @afingleek
    Email: afingleek@gmail.com
    Link share: https://twitter.com/afingleek/status/586026470306263041

    ReplyDelete
  18. Saya rekomendasiin Incarceron karangan Catherine Fisher.

    Saya nggak punya bukunya, jadi saya pinjam dari temen saya. Entah kemampuan visualisasi saya yang emang rendah atau memang fantasi pengarangnya yang ketinggian, saya dan teman-teman yang punya buku sepakat kalau fantasi yang dituangkan jadi setting dunia di cerita tersebut indah banget. Walau terjemahannya sebagian rada bikin mengerenyitkan kepala, jalinan antarcerita dan ending yang disuguhkan membuat saya berkata "LHO KOK MALAH JADI BEGINI SIH?" dalam hati. Kalau belum baca, segera baca aja mas :))

    @farhan_anshary
    farhananshary@gmail.com

    ReplyDelete
  19. Nama: Eni Lestari
    Twitter: @dust_pain
    Email: shinra2588@yahoo.com
    Link share: https://twitter.com/dust_pain/status/587551296946704384

    belum baca Aerial - Sitta Karina ya? ini novel fantasi juga, walau labelnya teenlit terbitan Gramedia. menurutku untuk ukuran novel fantasi lokal (waktu itu novel fantasi lokal gak banyak) ceritanya lumayan. idenya okelah, walau mungkin ada beberapa bagian yang kurang eksplore dan bolong logika *ups* tapi masih layak baca kok. mungkin tipe novel ini bukan kesukaan Mas Dion yang aku tahu penggila fantasi banget, tapi lumayanlah buat pengisi waktu luang. ceritanya sweet kok. cocok buat yang suka teenlit tapi fantasinya gak berat ;)

    ReplyDelete
  20. Darren Shan Saga, mas Dion...
    Kenapa di rekomdasiin? Ah, cuma karena dia penulis favorit aku aja. Dan, mas Dion udah blogwalking ke sini kan? https://melukisbianglala.wordpress.com/2015/04/06/enter-magical-realm-underrated-book-giveaway-hop-2/. Salah seorang host SFF aja masukin buku Darren Shan ke underrated. Aku sih sedih. Secara dia favorit aku...

    Mas Dion bisa coba icip icip Darren Shan Saga yang terjemahannya komplit. Gak kayak Demonata yang cuma diterjemahin 5/10 :(

    Ini lonk di GR

    1. Cirque du Freak https://www.goodreads.com/book/show/2069180.Cirque_Du_Freak
    2. Vampire's Assistant https://www.goodreads.com/book/show/2069297.The_Vampire_s_Assistant
    3. Tunnels of Blood https://www.goodreads.com/book/show/2069336.Tunnels_of_Blood
    4. Vampire Mountain https://www.goodreads.com/book/show/2069422.Vampire_Mountain?from_search=true
    5. Trials of Death https://www.goodreads.com/book/show/3243016-trials-of-death
    6. Vampire Prince https://www.goodreads.com/book/show/7037742-the-vampire-prince
    7. Hunters of the Dusk https://www.goodreads.com/book/show/7037768-hunters-of-the-dusk
    8. Allies of The Night https://www.goodreads.com/book/show/7038779-allies-of-the-night
    9. Killers of the Dawn https://www.goodreads.com/book/show/7042269-killers-of-the-dawn
    10. Lake of Souls https://www.goodreads.com/book/show/7042624-the-lake-of-souls
    11. Lords of the Shadow https://www.goodreads.com/book/show/7042792-lord-of-the-shadows
    12. Sons of Destiny https://www.goodreads.com/book/show/6667079-sons-of-destiny

    Maryana | @ryana_maryana | amz_ochi_gnz@yahoo.co.id | https://twitter.com/ryana_maryana/status/587578511725989890

    ReplyDelete
  21. novel fantasi karya kak sitta karina seperti Aerial misalnya karena coba untuk melihat karya-karya fantasi dalam negeri, karena fantasi dalam negeri tak kalah kerennya lho dibandingkan novel luar. Karena aerial ini untuk remaja jadi ada cerita cinta, keluarga dan persahabatan di dalamnya. Kamu akan menemukan dunia fantasi lain yang disebut aerial yang sangat menarik untuk dibaca ^^.
    @nurul_rizqa/ rizqanurulhidayanti@yahoo.co.id

    ReplyDelete