Search This Blog

Thursday, October 27, 2011

Semangat Ngeblog, Semangat Persahabatan, Semangat Membaca



Dulu sekali, saya pernah mengira, bahwa dunia membaca adalah dunia yang sepi, yang lepas dari hiruk pikuk kehidupan. Membaca, bagi banyak orang—bagi sebagian besar orang bahkan—mungkin kurang dianggap penting. Membaca dianggap sebagai kegiatan yang hanya cocok dilakukan di waktu senggang, saat ada waktu luang, atau saat hendak ujian. Dari sekian banyak teman saya, mungkin hanya 5 sampai 10% saja yang gemar melahap isi buku. Tapi itu dulu!

Saya selalu sendirian saat membaca, tiada teman untuk diajak berbincang sekadar untuk saling berbagi isi buku, untuk membahas jalan cerita yang luar biasa seru, atau sama-sama mengutuk ending yang sangat menggantung. Banyak teman-teman saya yang lebih memilih hobi lain selain membaca, yang cowok entah lebih tertarik membicarakan gadget terbaru, game, musik, atau film yang lagi menjadi box office. Yang cewek juga tidak kalah rame. Gosip, warung makan baru, baju-baju diskon, film-film menarik, gadget jelas menjadi pilihan yang lebih menarik ketimbang membahas isi buku. Saya dulu bahkan sempat malu mendapat gelar “kutu buku” yang konon—kata orang—temannya tidak banyak! Tapi itu dulu!

            Kini tidak lagi! Berkat ngeblog, kini saya tidak sendirian lagi dalam membaca. Pertemuan saya dengan para blogger buku, yang awal pendiriannya digagas oleh saudari Ally, Melissa, Om Tanzil Hernadi yang kesohor itu, Alvina, Athesia, Nophie “Nop-Nop” , Sulis, Alvina, Anna, Sinta dan lain-lain membuat kegiatan membaca kini tidak lagi sepi. Lewat komporan Sis Noviane Asmara, saya pun dengan bangga meluncurkan blog saya sendiri Baca Biar Beken yang isinya khusus membahas tentang ulasan buku. Begitu senangnya saya ketika pada bulan Juni 2011, saya diajak oleh Ine dan Ally untuk bergabung dalam BBI atau Blogger Buku Indonesia. Luar biasa senangnya saya saat itu.

            Teman-teman di BBI begitu lihai menyulap kegiatan baca yang semula begitu personal menjadi satu aktivitas yang dapat dibanggakan. Entah jelek atau bagus, saya mulai terpacu untuk menuliskan review dari buku-buku yang saya baca ke dalam blog saya yang baru seumur jagung itu. Setiap komentar maupun respon dari teman-teman BBI, semuanya menjadi bukti nyata bahwa “ada banyak orang lain di luar sana yang juga mencintai dunia membaca”. Akhirnya, saya merasa menemukan tempat di mana hobi saya bisa diterima.
           
          Ada juga teman-teman Ordo Buntelan, merekalah yang mempertemukan saya dengan keindahan dari dunia buku yang sesunggunya. Kepada yang mulia Truly Rudiono, beliaulah yang pertama kali menyempatkan u/ menyapa saya, menerima pertemanan saya. terimakasih yang sungguh luar biasa saya haturkan untuk Anda. Juga teman2 lainnya Ine Noviane Asmara, Adrian Hartanto, mbak Jenny, Mbak Dina Begum, Mbak Esti, Mbak Rini NB, Mas Silvero, Ulin, Bonmedo, Lufti Jayadi, Fauzi, Luckty, Jia, mbak Endah, juga terutama kepada mas Dyan ...Terima kasih telah mengundang dan menerima saya dalam dunia kalian yang begitu indah. Juga pada teman2 Komunitas Peresensi Yogyakarta, Iqbal Dawami, Noval Maliki, Abdul Kholiq dkk, terima kasih (eh kok malah jd kayak halaman persembahan haha). Yang jelas, saya jd punya banyak teman deh.


Akhirnya, saya bisa berdiskusi, membahas, ataupun sesekali mengkritik buku-buku yang kami baca. Proyek baca bareng yang diadakan setiap bulan, semakin memacu saya untuk berani membaca buku-buku di luar genre yang selama ini saya sukai. Review yang kemudian tertuang bebas dalam blog saya, adalah bentuk apresiasi paling nyata bagi teman-teman blogger buku Indonesia yang telah menyemangati saya untuk “tidak malu menjadi kutu buku”. Ternyata, membaca itu indah jika kita membacanya bersama-sama.

            Terima kasih blog. Berkat ngeblog, kini saya tidak lagi sendiri.



            Teman-teman Ordo Buntelan, Semoga suatu saat saya bisa berjumpa dan berpelukan dengan mereka semua. Juga dengan teman-teman BBI. Saat ini, saya baru bisa memandang mereka melalui cermin cahaya di belakang itu hahaha ...Lov u all.

13 comments:

  1. hihihi ordo buntelan masih buka keanggotaan nggaaaak? =D maaauuuu....

    ReplyDelete
  2. Masih, silakan kontak ratunya a.k.a Truly rudiono hahaha

    ReplyDelete
  3. ternyata dunia para pecinta buku itu dunia yang ramai dan isnpriratif ya, jauh dari stereotip di film2 kl kutu buku itu berkacamata dan pendiam... welcome to the club! :)

    ReplyDelete
  4. senang bertemu dengan rekan-rekan sehobi dan seperjuangan, halah....

    ReplyDelete
  5. Cekikikan liat fotonya....
    Aku juga sama Dion, sejak ketemu Ordo Buntelan ga pernah merengek kehabisan bacaan lagi. Selain dapet info buku bagus (ternyata) bisa pinjem-pinjeman, ikutan kuis berhadiah buku, pernah juga dapat buntelan sekali hehehe...

    ReplyDelete
  6. Samaaa Dioon.. akhirnya punya temen yang "gila buku" hohoh.. dan.. maniak buntelan :p

    ReplyDelete
  7. Semangat Menggalau, hahahaha
    fotonya bang dion kok gede banget? #ngikik
    salam kutu buku :))

    ReplyDelete
  8. @penikmat buku: ada di Dion_yulianto
    @helvry: salam perjuangan
    @Dina: hahahaha aku saja msh sering ngakak kalo liat fotonya
    @Ferina: si Galau yang manis? makasihhhh

    ReplyDelete
  9. @Orybun: salam buku dan salam buntelan
    @peri hutan: xixixixi yuk menggalau sambil membaca kagkagkag...salam buku juga

    ReplyDelete
  10. di review ini tdk ada namaku *ngambekkkkkk*

    ReplyDelete